(kelompok 11) Media smart mobs
1. Pengertian Media
Media dalam komunikasi berasal dari kata "mediasi" karena mereka hadir di antara pemirsa dan lingkungan. Istilah ini sering digunakan untuk menyebutkan media massa Media massa adalah alat yang digunakan dalam penyampaian pesan-pesan dari sumber kepada khalayak (menerima) dengan menggunakan alat-alat komunikasi mekanis seperti surat kabar, film, radio, TV (Cangara, 2002). Sementara pendapat lain mengatakan bahwa khalayak massa itu haruslah heterogen dan tersebar di berbagai tempat yang berbeda-beda. Sehingga komunikasi antara komunikator dan komunikan tidak terjadi secara langsung dalam waktu tatap muka. Media komunikasi massa, yang disebut juga media massa, dengan demikian dapat berupa media cetak seperti surat kabar, majalah serta terbitan berkala lainnya, dan bulletin kantor berita, dapat pula berupa media elektronik seperti radio, televisi, video dan film.
Tidak semua media bisa disebut media massa. Karakterisitik media massa terpopuler antara lain :
a. Publisitas
Disebarluaskan kepada public, khalayak, atau banyak orang.
b. Universalitas
Pesannya bersifat umum, tentang segala aspek kehidupan dan semua peristiwa di berbagai tempat, juga menyangkut kepentingan umum karena sasaran dan pendengarnyaorang banyak (masyarakay umum).
c. Periodisitas
Tetap atau berkala, misalnya harian atau mingguan, atau siaran sekian jam per hari.
d. Kontinuitas
Berkesinambungan atau terus menerus sesuai dengan periode pengudara atau jadwal terbit.
e. Aktualitas
f. Berisi hal - hal baru, seperti informasi atau laporan peristiwa terbaru, tips baru, dan sebagaianya. Aktualitas juga berarti kecepatan penyampaian informasi kepada publik.
Jenis – jenis media massa saat ini secara garis besar dibagi menjadi 3, yaitu :
a) Media Cetak (Printed Media) : Surat kabar, tabloid, dan majalah.
b) Media Elektronik (Electronic Media) : TV, Radio, Film dan Video.
c) Media Siber (Cyber Media) : Website, Portal berita, Blog, dan media sosial.
Untuk berkomunikasi melalui media massa, keterampilan atau keahlian yang harus dimiliki antara lain menulis (writing), jurnalistik, broadcasting / announcing skills, editing, bahasa jurnalistik (bahasa media), dan editing foto, audio, dan video.
2. Pengertian Smart Mobs
Smart Mobs atau yang diartikan sebagai massa pintar mungkin secara logika dapat diartikan sebagai masyarakat yang memiliki pemahaman teknologi yang tinggi, merurut Wikipedia smart mobs atau massa pintar diartikan sebagai kelompok yang bertentangan dengan konotasi massa berprilaku cerdas atau efisiean yang kuadratnya meningkatkan jaringan, memungkinkan orang - orang untuk terhubung ke informasi dan yang lainnya, untuk melakukan tugas yang memungkinkan sebuah koordinasi sosial.
Menurut Dewa Adhitiya dalam blognya mengatakan bahwa smart mobs merupakan sekelompok manusia mendadak berkumpul di tempat umum, lalu melakukan aktifitas bersama – sama dalam waktu sangat singkat dan langsung bubar untuk kembali ke aktivitas masing – masing. Peserta tidak saling kenal karena persiapannya dilakukan diam – diam, bahkan lokasi baru diberitahukan pada H-1. Dalam pengertian lain Smart Mobs juga diartikan sebagai suatu istilah yang berkaitan dengan pengguna teknologi sebagai media yang memiliki mobilitas cukup tinggi untuk melakukan suatu proses social secara missal.
3. Fungsi dan Contoh Media Smart Mobs
Teknologi yang digunakan dalam smart mobs biasanya teknologi yang memiliki mobilitas yang tinggi seperti: teknologi internet dan teknologi telepon seluler dimana teknologi ini memiliki mobilitas dan flexibilitas yang tinggi dan cepat. Contohnya pada jaman seperti sekarang ini jaringan internet dan jaringan seluler dapat diakses dari mana saja dan juga menyebarkan informasi melalui media social, teknologi ini membutuhkan waktu yang sedikit cocok untuk smart mobs mengingat smart mobs melibatkan orang dalam jumlah yang banyak. Pada dasarnya, smart mobs adalah implementasi praktikal dari inteligen kolektif. Berdasarkan Rheingold, salah satu contoh dari Smart Mobs adalah demonstran yang diorganisir oleh penggerak anti globalosasi.
Seperti yang di kemukakan Howard Rheinghold smart mobs adalah indikasi teknologi yang berkembang untuk memberdayakan orang - orang atau masyarakat. Dan saat ini media social sebagai media massa digunakan oleh orang – orang untuk saling bertukar informasi atau melakukan hubungan jual beli tanpa mengenal jarak dan waktu.
Ciri – ciri dari Smart mobs antara lain :
a) Pelakunya banyak atau dilakukan oleh orang yang sangat banyak (massal).
b) Biasanya dalam berkomunikasi/berkordinasi menggunakan teknologi yang memiliki mobilitas yang tinggi.
Contoh lain dari penggunaan media smart mobs
a. Pada tanggal 21 Januari 2001, Smart Mobs di Filipina lebih efektif digunakan dengan pesan teks untuk menghasilkan protes yang akan menyebabkan jatuhnya Presiden Joseph Estrada. Pesan teks tersebut adalah "Go 2EDSA, Wear blck." Jumlah masyarakata Filipina yang menerima pesan tersebut kurang lebih satu juta orang, masyarakat tersebut serentak melakukan aksi protes diam. Dalam kasus ini kita dapat melihat kekuatan mobilisasi jaringan sosial untuk mengekspresikan sudut pandang mereka demi mencapai suatu perubahan.
b. Aksi perotes masyarakat Korea selatan untuk pembatasan daging impor sapi dari AS.
c. Fenomena dinner En Blanc, yang telah diadakan setiap tahun di Paris, Perancis sejak 1988 untuk satu malam pertama di akhir bulan Juni. Para tamu undanagan hanya memakai pakaian putih dan berkumpul di tempat yang telah ditentukan. pengetahuan yang mereka miliki hanya sedikit dan dalam waktu yang sangat singkat. Mereka disana membawa makanan, minuman, kursi, dan meja sendiri dan mereka selanjutnya berkumpul dan makan, setelah itu mereka langsung bubar begitu saja, acara ini hanya dapat dihadiri oleh orang - orang yang telah mendapat undangan tentang lokasi yang digunakan.
d. Aksi 212 yang terjadi di Jakarta mengenai isu pelecehan surah Al-Maidah ayat 51 pada tahun 2017
Komentar
Posting Komentar